Kamis, 16 Desember 2010
at dust3
tak akan pernah terulang
kisah kita yang telah usai
kutulis dalam cerita antara kita
kutulis dalam cerita
kisah kita yang telah kita lalui
namun diriku sulit untuk lupakan kamu
reff
inggatkah saat itu
saat kau ucap kata cinta
dekap dan peluk aku
jangan pernah engkau lepas
hingga kini semua berlalu
tersiksa dalam batinku
hingga akhirnya
kuputuskan
pergi menjauh
Kamis, 20 Mei 2010
metalica - one live conser in the texas
memang aksi panggung dari setiap penampilan metalica selalu memberi kagum pada banyak kalangan penikmat musik, semuanya seperti di hipnotos oleh kepiawaian Lars Ulrich (drums) dalam memainkan drum di panggung ...
Lars Ulrich

selain itu gaya ugal-ugalan Cliff Burton sang bassis yang menggantikan peran bassis sebelumnya yaitu Ron McGovney yang keluar dari metalica karena perbedaan persepsi dengan Lars Ulrich sang drummer, James Hetfield (vocal/ guitar) dan dengansegera di gantikannya yaitu cliff burton di sini peran cliff sebagai motifator aksi panggung sangat penting..
Ron McGovney (bass)

Cliff Burton(bass)

James Hetfield, adalah salah satu pendiri utama metalica seperti halnya lars ulrich pria yang memegang seperan vokal gitar ini mempunyai cirikhar warna vokal yang bervariatif terkadang suaranya bisa berbentuk distordi apabila di hadapkan dengan lagu yang bertempo cepat dan keras dan bisa pula bersuara lembut apabila di padukan dengan lagu yang bertempo halus atau lembut seperti nothing as matter, unvorgiven, the memory remain dll,....
dia adalah menjadi sosok yang berwibawah di antara semua angota metalica.
James Hetfield (vokal gitar)



yang ter akhir adalah kick hammet, dia menggantikan peran gitaris sebelumnya adalah Dave Mustaine dia dan dav adalah satu sekolahan dalam belajar bermusik dan setelah keluar dari sekolahannya dave bergabung dengan metalldan kick bergabung dengan exodus tapi setelah sepeninggal dave kick hammet di rekrut oleh james dan lars untuk mengisi posisi gitarnya yang kosong dan kick pun menerimanya karena, dave mempunyai masalah pada pergelangan tangannya yang divonis oleh dokter mati rasa dan tak bisa untuk dibuat bermain gitar seumur hidup namun persepsi itu di bantah kan oleh dave dan tangan dave pun sembuh tapi setelah sembuh dave membuat band baru yang bernama mega deat, dan pada akhirnya band ini pun menjadi salah satu genre musik beraliran thrast metal seperti halnya metalica, exodus, antrak, dll.. kembali kepada kick hammet dia adalah sosok pendiam di anggota metallica namun kemampuannya tidak bisa di remehkan
kick hammet (gitaris)


sumber: dari majalah musik chort bulan agustus 2008, liputan mtv icon di global tv tentang perjalanan metalica.
Minggu, 16 Mei 2010
my gitaris legendaris









mereka adalah para master gitar dari berbagai aliran dan genre masing-masing mulai dari death metal, hard core, trash metal, heavy metal, sampai black metal... bahkan ada yang sampai ada yang beraliran speed metal contohnya saja herman lie, herman lie adalah gitaris dari band rock yang bernama dragonforces yang beraliran speed metal walaupun dari sekian anggotanya yang berasal dari daratan asia adalah dia seorang tapi soal kemampuan dia adalah sosok yang paling mencolok talentanya....selanjutnya adalah yngwie manstein , dia adalah master gitar yang condong denagn permainan gitar clasik speed yang sarah dengan permainan aktaraktif dan tipuan2 tangan yang bia membuat para penikmat musik terpanah..
dan yang satu ini adalah gitaris dari band besar seperti metalica yaitu kick hammet, sebelum dia masuk menjadi angggota metallica kick sapaannya telah memperkuat formasi band asal amerika yang bernama exodus , dan pada tahun 87 dia di rekrut oleh metallica untuk menggantikan peran dep manstin yang difonis tangannya mati rasa dan tidak bisa di buat main gitar seumur hidupnya... memang kualitas kick dan dep manstin tidak di ragukan karena dia adalah satu perguruan gitar yang di naungi oleh joe satriani dan setelah itulah album dari metalica mulai melejit lewat album master puppet kilt en oll, the black album, batterai, st angger dan yang terbaru adalah death magnetik.
sumber : google browse
Selasa, 04 Mei 2010
Minggu, 07 Februari 2010
romantis




wah ini loooo wajah kota surabaya tempo dulue.... keren buakan gak kalah pokoknya dengan negara lain tapi bandinggkan denggan sekarang uh... jauh.. banget klok boleh milih sih aku inggin surabaya kembali seperti dulu lagi denggan banggunan yang mempunyai nilai seni yang tinggi asallkan jangan penjajahannya yan g terulang kembali ok!!!
memang surabaya pantas di sebut kota tua nan prasejarah yang kompleks po'koknya selain itu surabaya juga banyak menciptakakan para pejuang ri, kalok jaman sekarang indonesia cenderung banyak menciptakan seniman2 yang hebat baik musik ataupun yg lainnya
Kamis, 04 Februari 2010
tahapan lagu indonesia raya
Lirik asli (1928)
INDONESIA RAJA[5]
I
Indonesia, tanah airkoe,
Tanah toempah darahkoe,
Disanalah akoe berdiri,
Mendjaga Pandoe Iboekoe.
-
- Indonesia kebangsaankoe,
- Kebangsaan tanah airkoe,
- Marilah kita berseroe:
- "Indonesia Bersatoe".
- Indonesia kebangsaankoe,
Hidoeplah tanahkoe,
Hidoeplah neg'rikoe,
Bangsakoe, djiwakoe, semoea,
Bangoenlah rajatnja,
Bangoenlah badannja,
Oentoek Indonesia Raja.
II
Indonesia, tanah jang moelia,
Tanah kita jang kaja,
Disanalah akoe hidoep,
Oentoek s'lama-lamanja.
-
- Indonesia, tanah poesaka,
- Poesaka kita semoea,
- Marilah kita mendoa:
- "Indonesia Bahagia".
- Indonesia, tanah poesaka,
Soeboerlah tanahnja,
Soeboerlah djiwanja,
Bangsanja, rajatnja, semoeanya,
Sedarlah hatinja,
Sedarlah boedinja,
Oentoek Indonesia Raja.
III
Indonesia, tanah jang soetji,
Bagi kita disini,
Disanalah kita berdiri,
Mendjaga Iboe sedjati.
-
- Indonesia, tanah berseri,
- Tanah jang terkoetjintai,
- Marilah kita berdjandji:
- "Indonesia Bersatoe"
- Indonesia, tanah berseri,
S'lamatlah rajatnja,
S'lamatlah poet'ranja,
Poelaoenja, laoetnja, semoea,
Madjoelah neg'rinja,
Madjoelah Pandoenja,
Oentoek Indonesia Raja.
Refrain
Indones', Indones',
Moelia, Moelia,
Tanahkoe, neg'rikoe jang koetjinta.
Indones', Indones',
Moelia, Moelia,
Hidoeplah Indonesia Raja.
Lirik resmi (1958)
INDONESIA RAJA[6]
I
Indonesia tanah airku,
Tanah tumpah darahku,
Disanalah aku berdiri,
Djadi pandu ibuku.
-
- Indonesia kebangsaanku,
- Bangsa dan tanah airku,
- Marilah kita berseru,
- Indonesia bersatu.
- Indonesia kebangsaanku,
Hiduplah tanahku,
Hiduplah neg'riku,
Bangsaku, Rajatku, sem'wanja,
Bangunlah djiwanja,
Bangunlah badannja,
Untuk Indonesia Raja.
II
Indonesia, tanah jang mulia,
Tanah kita jang kaja,
Disanalah aku berdiri,
Untuk s'lama-lamanja.
-
- Indonesia, tanah pusaka,
- P'saka kita semuanja,
- Marilah kita mendoa,
- Indonesia bahagia.
- Indonesia, tanah pusaka,
Suburlah tanahnja,
Suburlah djiwanja,
Bangsanja, Rajatnja, sem'wanja,
Sadarlah hatinja,
Sadarlah budinja,
Untuk Indonesia Raja.
III
Indonesia, tanah jang sutji,
Tanah kita jang sakti,
Disanalah aku berdiri,
Ndjaga ibu sejati.
-
- Indonesia, tanah berseri,
- Tanah jang aku sajangi,
- Marilah kita berdjandji,
- Indonesia abadi.
- Indonesia, tanah berseri,
S'lamatlah rakjatnja,
S'lamatlah putranja,
Pulaunja, lautnja, sem'wanja,
Madjulah Neg'rinja,
Madjulah pandunja,
Untuk Indonesia Raja.
Refrain
Indonesia Raja,
Merdeka, merdeka,
Tanahku, neg'riku jang kutjinta!
Indonesia Raja,
Merdeka, merdeka,
Hiduplah Indonesia Raja.
Lirik modern
INDONESIA RAYA[7]
I
Indonesia tanah airku,
Tanah tumpah darahku,
Di sanalah aku berdiri,
Jadi pandu ibuku.
-
- Indonesia kebangsaanku,
- Bangsa dan tanah airku,
- Marilah kita berseru,
- Indonesia bersatu.
- Indonesia kebangsaanku,
Hiduplah tanahku,
Hiduplah neg'riku,
Bangsaku, Rakyatku, semuanya,
Bangunlah jiwanya,
Bangunlah badannya,
Untuk Indonesia Raya.
II
Indonesia, tanah yang mulia,
Tanah kita yang kaya,
Di sanalah aku berdiri,
Untuk s'lama-lamanya.
-
- Indonesia, tanah pusaka,
- P'saka kita semuanya,
- Marilah kita mendoa,
- Indonesia bahagia.
- Indonesia, tanah pusaka,
Suburlah tanahnya,
Suburlah jiwanya,
Bangsanya, Rakyatnya, semuanya,
Sadarlah hatinya,
Sadarlah budinya,
Untuk Indonesia Raya.
III
Indonesia, tanah yang suci,
Tanah kita yang sakti,
Di sanalah aku berdiri,
N'jaga ibu sejati.
-
- Indonesia, tanah berseri,
- Tanah yang aku sayangi,
- Marilah kita berjanji,
- Indonesia abadi.
- Indonesia, tanah berseri,
S'lamatlah rakyatnya,
S'lamatlah putranya,
Pulaunya, lautnya, semuanya,
Majulah Neg'rinya,
Majulah pandunya,
Untuk Indonesia Raya.
Refrain
Indonesia Raya,
Merdeka, merdeka,
Tanahku, neg'riku yang kucinta!
Indonesia Raya,
Merdeka, merdeka,
Hiduplah Indonesia Raya.
Rabu, 27 Januari 2010
Sabtu, 23 Januari 2010
at dust band 1
a e
Baru kini aku sadari
f#m d
apa yang selama ini kau rasa
a e
dan akupun tak pernah menduga
f#m d
kau menyimpan rasa kepadaku
a e
sejujurnya aku juga
f#m d
ada rasa suka kepadamu
a e
namun kedekatanmu dengannya
f#m d
telah memupuskan harapanku
#.. bm c#m
aku mencintaimu
d e
melebihi apapun di dunia ini
bm c#m
dan hanya dirimu
d dm
yang buat diriku bahagia
reef: a e
hanya engkaulah
d
tambatan hatiku
dm
yang selalu aku impikan
a e
di setiap malam
d
dalam mimpiku
dm
hanya ada kamu
Kamis, 21 Januari 2010
Selasa, 19 Januari 2010
At dusk
Senin, 18 Januari 2010

Mari menghayati Puisi Cinta Terbaru 2010 dari seorang pujangga dengan karya puisi cinta yang indah, romantis, bisa bikin wanita jatuh cinta pokoknya...
Koleksi puisi cinta terbaru 2010 ini saya bagikan untuk anda yang ingin memberi perhatian ke pasangan / pacar bisa juga untuk nembak cewek yang lagi pdkt / naksir temen sekolah, temen kantor, temen kerja semoga bukan temen mesum hehe...
Yukk... kita buka bareng-bareng kitab cinta seorang pujangga dengan karya puisi cinta romantisnya.
Aku masih menanti sang matahari pagi menggeliat dan membuka kelopak matanya Aku masih menanti kabut tipis berlari bersama butiran embun di ujung ilalang Aku masih menanti pagi ini kau hujani aku dengan cahayamu Karena pagi ini ingin kurajut sebuah pelangi untukmu Dengan warna-warna teduh yang terpancar dari kelembutanmu Merah ..kuning …hijau …biru….ungu …putih …. Yang ku rajut seperti selendang bidadari Untuk kau kenakan saat keteguhanku merengkuhmu.. Lihatlah pada birunya langit Pelangi itu terbentang indah hingga ke batas cakrawala Dan bias rona merahnya menyapu wajah tulusmu Hingga dalam binar matamu tergambar beningnya sebuah hati Mungkin aku akan tetap disini menanti malam menyuguhkan mimpi Dan melihat betapa cantiknya dirimu dengan selendang bidadari itu .. Walaupun aku takut sulaman mimpi itu selalu pergi Walaupun aku tak mampu memupuskan ragu ini Biarlah aku menunggumu …
-
pacar yang hilang kembali datang di ujud baru engkaulah itu! menitis sinta pada mata drupadi pada pipi lalu dayang sumbi pada cantikmu abadi purbasari putri bungsu pada rimbun rambutmu mengapa tak dengar sampai hingar kuseru tanpa suara mengapa tak hirau sampai parau kusapa tanpa kata lewatmu kelewat terburu sejenak tak singgah di serambi hati untuk bersetuju dan bikin janji
-
Sekalipun tak kumiliki engkau tetap milikku Selalu saja beterbangan di kamar masing-masing, sekelompok binatang purba bernama rindu, mendengung-dengung taringnya runcing menyengat bukan kulit tapi nadi, membengkak hari ke hari (mengapa mengusik sarangnya?) Ingin lupa ujud kamarmu yang hafal kamarku saja: buku-buku map-map tumpukan pekerjaan yang terbengkalai Tamasya tamasya kita bunuhlah sebisanya racun paling dahsyat paling nikmat bagi santapan kenangan
-
Ada wangimu tertinggal pada jari-jariku. Melekat dalam mata waktu mencoba terpejam Lalu begitu saja teringat saat-saat. Di pelataran rumah yang sama. Kursi masih mungkin berganti letak. Seperti hati? Tak tahu pasti. Kau juga Iseng kubaca bintangmu dalam astrologi. Lalu juga bintangku Majalah itu tentunya menipu kita tapi engkau tersenyum. aku juga Harapan itu meluncur tiba-tiba Sekelompok laba-laba membentangkan jaring. Bulan terperangkap Ada wangimu tertinggal pada jari-jariku. Ada wangimu melekat di mana-mana. Jangan hapuskan! Malaikat pun tak kan mampu mencucinya.
-
kudengar lagi dekak batu gilingan
kepulan asap di tungku membungkus baju kurungmu
pada subuh yang belum usai
kuraba tonggak tua rumah gadang yang berbulu digaruk kucing
di situ puisiku pertama kali menyerpih
melekat sebagai debu yang mengambang di langit-langit pagu
dapurmu
kudengar lagi sijingkat atah di ujung tampian
dedak yang berdenging di lantai tanah rumah kita
dan matamu menggambar sawah berjenjang
batang-batang padi menggembung seperti pantau yang hamil
dari sana gabah bersembulan
mengulai dari tangkai
seperti anak-anakmu, ati
ada yang bernas ada yang hampa
kudengar lagi kecimpung tawas dalam kuali
sore itu aku pulang membawa sejinjing belut dan anak gurami
yang kukail di batang air sialang
“kita goreng sama peria atau asam pedas saja?” tawarmu
kudengar lagi, hujan batu berderu di langit kampung
dentangnya menyerang loteng bilikku
subuh seperti mau runtuh
ke dalam secerek air yang telah kau panaskan
lalu secangkir kahwa mengepul
“menjelang berangkat, minumlah
seperti bangau betina sebelum meninggalkan kubangan,” ucapmu
dari anak jenjang pertama
aku turun mengayun lambai
di laman
di tampuk embun
puisiku karam
tersangkut pada kelopak kembang tiga bulan
kudengar lagi kicau pipik tuai
musim bertanam yang riang
lalang-lalang mengungsi ke belukar mintalak
sebab sawah-sawah digenang
ke sana aku mandi-mandi
memakai baju tut wuri handayani
“cepat pulang,” sesalmu
aku pun berlari
percikan lumpur melewati kepala
ingat kambing yang belum dikeluarkan
ingat kulit manis yang belum diangkat dari jemuran
ingat buku bergaris petak dan pr matematika
juga karangan singkat
yang harus dirangkai dengan huruf tegak bersambung
tapi puisiku berdetak di roda bendi
seakan ada yang meningkah rabana
menuntun suara gadis penyanyi kasidah
batinku melulung meniti bansi para bujang
yang kesepian di dangau ladang
aku dengar lagi gesek mata pisau penetek mayang nira
diasah bapak di batu gerinda
dan gerahamku selalu ngilu karenanya
sengilu ketika akhirnya bapak berperangai musang
menerkam-hilang
dari kandang ke kandangrumah gadang
kudengar lagi gerutumu di balik pintu
tentang cengkeh yang terjual murah
harga racun padi yang menanjak
dan bapak yang tak pulang-pulang
selalu kudengar semua, ati
sembari mengintipmu menangis di balik kelambu dipan
selalu
di pelukmu aku ingin rubuh
menghirup tubuhmu yang bau asap
meski dari dari ranah yang tak terdekap
di mana aku kini tersekap
puitis

“Jangan menangis, Kekasihku… Janganlah menangis dan berbahagialah, karena kita diikat bersama dalam cinta. Hanya dengan cinta yang indah… kita dapat bertahan terhadap derita kemiskinan, pahitnya kesedihan, dan duka perpisahan” (Kahlil Gibran)
Buat Sepasang Mata Tak Dikenal
Juwita,
Kalaulah kegandrungan yang kunyatakan ini menarik perhatianmu
Atau tak berarti apa-apa bagimu
Maafkanlah aku. Namun di matamulah
Dalam lindup bayangannya, suatu petang aku bersandar istirah
Dan sebentar terhantar dalam tidur yang indah.
Dalam ketenangannya kubelai bulan dan bintang-bintang
Kuanyam kapal khayal dari kelopak-kelopak kembang
Dan kubaringkan jiwaku yang lelah di sana
Kuberi minum bibirku yang dahaga
Dan kupuaskan gairah mataku yang mendamba
Juwita,
Waktu kebetulan kita bertemu sebagai dua orang asing yang bertemu
Dukaku pun berjalan juga di jalan itu
Telanjang, tak terselubung
Dengan langkah murung…
Dan engkaulah dukaku itu
Kesedihan dan kegagalan
Kebisuan dan kekecewaan
Mengungkung penyair yang bergulat habis-habisan
Karena puisi, Juwita.. ialah orang asing dinegeriku
Dibunuh kekosongan dan kehampaan.
Jiwaku gemetar ketika aku melihatmu
Aku merasa tiba-tiba seakan sebuah golok mengorek ke dalam darahku
Membersihkan hatiku, mulutku
Meniarapkan aku dengan kening kotor dan tangan meminta
Dalam lindap bayangan matamu yang jelita
Juwita,
Jika tiba-tiba kita bertemu
Jika mataku memandang matamu
Yang anggun, hijau, tenggelam dalam kabut dan hujan
Jika kebetulan pula kita bertemu lagi di jalan
(Dan bukankah hanya nasib kebetulan ini)
Maka akan kucium jalan itu, kucium dua kali (Muhammad Al Fayaturi)
Minggu, 17 Januari 2010
sepi

waduh ternyata tidak enak ya... bila kita menghadapi semuanya itu seorang diri...
apalagi bila kita menghadapi situasi-situasi yang skrimit nan sulit pasti tidak enak ya,
tapi mengapa ya malah yang ku alami ini beda denggan yang selama ini aku inginkan
saat aku membutuhkan teman untuk bisa bantu aku, yang kudapatkan malahan aku harus hadapi sendiri,
sedangkan saat semuanya bisa aku hadapi seorang diri malah ada saja yang membantu aku!!
tapi pada intinya mungkin aku di takdirkan untuk menghadapi masalah seorang diri tanpa meminta bantuan orang lain!
dan akhir-akhir ini baru aku nikmati betapa indahnya bila aku jalankan semuanya itu sendiri!
Rabu, 06 Januari 2010
sepi

ternyata semuanya itu tidak denggan mudahnya bisa untuk didapat
semuanya itu butuh keberanian. mungkin butuh banyak penggalaman serupa untuk menelaah dan menjadikan semua kisah2 yang telah berlalu itu untuk menjadi pelajaran ....
dan baru kali ini aku sadari bahwa sebenarnya yang aku cari selama ini itu apa sih......
mungkin aku terlalu berlarut-larut oleh satu masalah yang itu2 saja tanpa sadar akan sebuah usaha yang mungkin bisa mengubah hidupku ini agar menjadi lebih baik!!!
sendiri dan terus sendiri mungkin itu adalah takdir hidupku denggan kesendirianku ini aku bisa menilai dan mempertimbangkan apa yang akan aku lakukan di masa yang akan datang!!
Minggu, 03 Januari 2010
bandku
ternyata sanggat sulit ya...
perjuangganku untuk membuat sebuah band yang solit tu..
selalu ada hambatan yang menantang dari segi kekompakan personel sampek komitmen,
aku selalu sepenuh hati untuk serius dan konss tapi pasti dari anggotaku yang lain pasti ada yang tidak sepenuh hati.
tapi dari semua itu ada satu masalah yang selalu jadi momok buat berdirinya suatu band yaitu mengenai drummer.
contohnya saja pada waktu sma q perna membuat sebuah band namun kerena seorang drumer yang selalu telat untuk latihan sampek2 kita harus banyak buang waktu untuk nganggur latihan di studio
tros q sempet buat band ma ank luar sekolahan yaitu tepatnya ank nyamplungan, simmolawang dan aku daerah kenjeran sempet sih main dalam even musik tapi tros bubar karena salah satu drummernya lebih mentinggin untuk komitmen ma bandnya yang satunya!
aku juga sempat sukses membuat band beraliran trass metall sih itu aku bentuk dari para almmni smp ku sendiri dan sukses dan ini adalah band yang cukup solit namun karena para anggotanya terbentur jadwal kerja mereka yangn tidak memunggkinkan kmi untuk komitmen ke band denggan sepenuhnya jadi ita bubar ... pada saat itu kita mbawain lagunya metallica, hallowin n driemm teather
tros kemarin aku cobak mbuat sebuah band denggan anggota dari ank kampuzku sendiri kecuali vokalisnya dengga latar belakang yan berbeda-beda!!
dan akhirnya berhasil uga sih tros aku cobak buatin lagu dan semuanya itu sukses untuk di bawain sekarang tinggal ngompakin tros rencana aku mau ndemoin ke radio2 atau tak ikutin audisi aj ya sapa tahu ;lagu hasil karya ank band ku ini bagus menurut khalayak lain dan untung2 kalok ada produser yang mau merekrutku!!!












